| Ada seorang manajer IT yang tugas nya luar biasa banyak, ia harus menghadiri rapat diluar kantor dengan klien, memimpin IT project, dan seorang kepala rumah tangga yang baik. Tidak lama ia sadari kalau ia telah kewalahan dengan tugas-tugasnya yang luar biasa banyak, memang tidak berat, tapi jadwal yang ketat membuatnya susah bahkan untuk sebuah makan siang sekalipun. Jadi ia mulai mempelajari KM, kemudian ia terapkan dalam profesinya. Jadi beginilah solusinya, ketika ia menghadiri rapat dan seminar, ia diberi kartu nama oleh kliennya. Kartu nama itu masing-masing ia kumpulkan, ia beri tulisan A pada belakang kartu jika kartu nama itu bermanfaat bagi profesinya dan untuk kepentingan perusahaan. Ia beri tulisan B jika ia merasa kartu itu akan bermanfaat suatu saat nanti, mungkin bisa saja menjadi calon kliennya, atau bisa pula ia mengikuti seminar yang diselenggarakan dari kartu itu. Ia beri tulisan C jika kartu tidak ada hubungannya sama sekali baik dengan perusahaannya, kliennya, atau dirinya. Ketika perusahaan menuntut ia untuk mendapatkan supplier untuk klien nya yang saat ini, ia keluarkan kartu nama dari kategori B, untuk dihubungkan dengan kategori dari A yang saat ini adalah kliennya. Kemudian ia harus mencari distributor, ia keluarkan kembali kartu nama dari kategori A. Masalah untuk kantor telah selesai, kemudian sore harinya, anaknya akan merayakan ulang tahun, ia pun mengeluarkan kartu nama dari kategori C, yang berisi penyelenggara pesta, penjual souvenir, penjual bunga dan sebagainya. Iapun tinggal menelepon, dan pesta ultah anaknya pun berlangsung sukses. Ia selalu mencatat masalah yang muncul di setiap IT project yang dikerjakan staffnya dalam sebuah buku. Ia menyimpan email-email dari staffnya yang bertanya, dan memberikan solusi yang kadang di jawabnya sendiri , atau di jawab oleh staff lain. Kumpulan masalah dan solusi ini, ia jadikan seperti sebuah FAQ. Terciptalah sebuah pengetahuan perusahaan yang kompeten, jadi ketika ada masalah yang serupa, tidak perlu dijawab lagi, karena telah ada di FAQ. Kasus diatas adalah contoh yang mudah, dan itu adalah individual. Apakah bisa pembaca bayangkan apabila sebuah perusahaan menerapkan cara ini untuk semua staffnya ? perusahaan akan mengirit banyak uang seminar dan pelatihan, staff pizza hut akan mengetahui jalan potong tercepat untuk mengantarkan pizzanya, konsultan tidak akan berkerenyit lagi jika ada masalah serupa, perusahaan web hosting bisa melakukan market research untuk meningkatkan mutu dengan mencatat setiap keluhan dan masukan dari klien. Dan masih banyak keuntungan lain yang bisa didapatkan dari KM Dalam sebuah program KM , yang menjadi pointnya adalah sistem pencarian yang akurat. Apakah pembaca pernah mencoba www.google.com ? jadi ketika kita ingin mencari tentang suatu solusi dari masalah tertentu, tinggal kita klik and search, atau ingin mengetahui jalan potong tercepat? Gampang tinggal klik and search. Atau mau tahu tentang jadwal penerbangan terbaru ? software agent akan mengirimkan ke email kita. Ada beberapa software yang telah mendukung KM, • Lotus Notes • Phpgroupware • Phprojekt • MS Project Bisa pula dibangun dengan bahasa program tertentu kemudian digabung dengan database yang handal yang mampu menangani pencarian kompleks, kemudian dipadu lagi dengan program-program yang mempunyai kepintaran buatan, terakhir di polish dengan interface yang memudahkan dan friendly bagi user maka akan jadi sebuah sistem KM yang baru. Jika perusahaan ingin menerapkan sistem KM, yang harus dipikirkan adalah infrastruktur (hardware dan software) yang ada, biaya yang dikeluarkan, sistem reward yang digunakan jika ada karyawan yang men-submit ilmunya, atau bisa juga ada sistem punishment ? tapi tidak mungkin lah ada sistem punishment ini, karena para staff adalah orang-orang bijakasana bukan ? Berbagilah pengetahuan, sebab jika pengetahuan semakin diketahui oleh banyak orang, semakin kuatlah pengetahuan itu. Orang yang berpikiran rendah, hanya akan mendapatkan hasil yang rendah, sedangkan orang yang berpikiran tinggi akan juga mendapatkan hasil yang maksimal. |
Selasa, 04 November 2008
Contoh Kasus KM
Apakah anda membutuhkan KM???????
Apakah anda membutuhkan KM?
Beberapa pertanyaan di bawah ini dapat membantu anda, apakah anda membutuhkan
KM.
• Apakah asset perusahaan anda terbengkalai ?
Sebuah informasi akan sangat susah didapatkan apalagi ketika sangat
diperlukan. Kenapa bisa demikian? Semakin keras berusaha, justru semakin
susah. Sebenarnya yang salah adalah caranya. Contoh: Jika ada klien property
mengeluh kenapa cat rumahnya gampang pudar, atau cepat sekali rontok ? anda
pasti akan kebingungan menjawabnya, karena menurut anda, saat pengecatan
sudah menggunakan cat terbaik. Tetapi anda lupa satu hal, anda bukanlah orang
yang melakukan pekerjaan mengecat tersebut. Jika anda mempunyai suatu
database, anda bisa menyimpan setiap informasi properti yang menggunakan cat
merk tertentu akan mudah rontok atau pudar yang jika dicat ke tembok yang
kualitas jelek, tapi cat itu akan bagus ketika dicat ke tembok yang kualitasnya
bagus.Jika anda tidak pernah melakukan hal seperti yang di atas, berarti anda
membuang asset berharga milik anda, yaitu pengetahuan tentang cat.
Jika pun anda pernah menyimpan suatu informasi, apakah informasi tersebut
bisa membantu anda memutuskan suatu pilihan, meningkatkan kualitas, dan
mempercepat produksi? Anda harus bisa menjawabnya
Jika di perusahaan anda pimpin, ada seorang yang luar biasa pintarnya, ia adalah
asset berharga milik anda, selama ia ada, anda tidak akan takut masalah apapun.
Sebab anda memiliki seseorang yang sangat ahli dan kompeten dibidangnya.
Tapi apakah anda menyadari, apabila sang ahli misalnya mengundurkan diri,
atau sedang sakit, atau bahkan meninggal dunia, apa yang harus anda lakukan ?
mencari orang baru, memang bisa tetapi terlalu banyak menghabiskan waktu dan
biaya untuk melatihnya kembali, apalagi belum tentu orang baru ini seahli teman
lama kita. Knowledge sharing akan melakukannya untuk anda, yang mana
membuat pengetahuan tacit menjadi explicit.
• Apakah perusahaan anda selalu melakukan reinvestasi dibidang pelatihan
?
Perusahaan anda, ketika menerima karyawan baru, akan melakukan pelatihan
atau training untuk pengenalan produk misalnya. Terus anda harus melatihnya
kembali untuk menggunakan alat produksi, alat komunikasi dan sebagainya.
Melakukan pelatihan membutuhkan biaya yang cukup besar, sehingga kadang
dibutuhkan reinvestasi oleh perusahaan. Kenapa tidak anda melakukan suatu
perubahan misalnya, karyawan-karyawan yang telah dan pernah ditraining,
menulis seperti suatu jurnal kepada perusahaan, dan perusahaan menginputnya
kedalam database. Jadi ketika ada karyawan baru yang hendak ditraining, dia
bisa membaca jurnal tersebut, dan mengetahui siapa saja orang yang kompeten
dari kualitas jurnalnya.
Jika anda menjawab ya atas semua pertanyaan diatas, anda dianjurkan menggunakan
KM di perusahaan anda. Jika tidak, anda pasti akan mengeluarkan banyak biaya dan
waktu, memperlambat produksi, menurunkan kualitas.
Penerapan KM di TNI AD
| Penerapan KM di TNI AD Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan tuntutan tugas pokok maka penerapan KM di lingkungan TNI AD merupakan suatu keharusan. Penerapan KM ini dapat diawali dari Lembaga Pendidikan (lemdik) TNI AD sebagai "gudang ilmu". Lemdik merupakan garda depan dalam mencetak sumber daya manusia TNI AD. Dari sinilah seluruh personel TNI AD yang mengawaki organisasi dibentuk. Penerapan KM di TNI AD saat ini masih dalam embrio dengan dimulainya sosialisasi dan komputerisasi bahan ajaran di semua Lemdik TNI AD. Diharapkan dengan dibuatnya bahan ajaran menggunakan teknologi informasi maka ketersediaan pengetahuan eksplisit menjadi tidak bermasalah karena tersedia dalam bentuk yang mudah diakses secara cepat dengan bantuan komputer. Dengan adanya akses yang cepat ini maka proses belajar akan menjadi lebih cepat dan efektif. Di samping itu diharapkan akan tumbuh budaya menulis di kalangan guru militer untuk selalu menuangkan ide dan hasil pengembangan ilmunya di dalam suatu tulisan yang dapat dijadikan bahan untuk pengembangan pengetahuan. Karena masih dalam tahap embrio dan baru akan dikembangkan maka perlu mempertimbangkan beberapa hal / langkah untuk implementasinya agar dapat berhasil dengan baik. Langkah-langkah tersebut meliputi : a. Identifikasi pengetahuan yang ada (baik tacit maupun eksplisit) sehingga dapat diketahui peta pengetahuan dalam organisasi dan proses-proses atau kebiasaan yang terkait dengan pengelolaan pengetahuan. b. Identifikasi infrastruktur yang ada, kita perlu melihat infrastruktur apa yang telah ada, misalnya koleksi hanjar, perpustakaan, intranet, media komunikasi internal, email, forum diskusi, digital library dan lain-lain. Setelah diperoleh gambaran mengenai proses pengelolaan pengetahuan yang ada dan infrastrukturnya maka kita dapat memulai untuk membangun KM. Apabila KM akan diimplementasikan maka perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. Penerapan teknologi.Pada tahap awal perlu menggunakan teknologi yang tepat, sederhana yang telah ada dan baru kemudian dapat dikembangkan lebih lanjut. Sebagai misal untuk komputerisasi bahan ajaran dapat menggunakan teknologi sederhana yang biayanya relatif murah seperti menggunakan bentuk portable document format (PDF). Kebetulan software ini (Adobe Acrobat Reader) merupakan software yang dapat di download dengan gratis. Sementara front end nya menggunakan bentuk html yang dapat ditampilkan melalui internet explorer sebagai bagian dari Windows 98 ataupun Windows ME yang dibeli bersamaan dengan komputer baru (preloaded). Dengan demikian maka hal-hal yang berkaitan dengan masalah hak kekayaan intelektual (HAKI) tidak menjadi masalah pada saat awal penerapan KM ini. Setelah KM ini dapat berjalan dan diterima oleh pengguna maka baru kemudian dikembangkan menggunakan teknologi yang lebih baik dan memerlukan biaya yang relatif mahal tetapi sangat menolong bagi perkembangan organisasi. b. Perubahan Budaya. Dapat dilakukan dengan membuat kebijakan dan anjuran. Ini merupakan hal yang penting karena budaya di TNI AD masih sangat bersifat paternalistik. Sehingga peran pimpinan akan sangat menonjol di dalam pemasyarakatan KM ini. Ini merupakan langkah yang menentukan karena keberhasilan KM merupakan penentu maju mundurnya organisasi. c. Pembangunan fasilitas untuk berbagi pengetahuan (knowledge exchange). Perlunya dibentuk suatu tempat untuk memungkinkan tumbuh suburnya diskusi. Hal ini merupakan sarana bagaimana pengetahuan itu dapat dibagikan. Fasilitas tersebut sangat penting sebagai tempat dari aktifitas-aktifitas yang penting bagi proses penciptaan pengetahuan dan inovasi yang meliputi knowledge exchange, knowledge capture, knowledge reuse, dan knowledge internalization. Hal ini juga penting karena dapat digunakan sebagai sarana untuk menangkap pengetahuan yang sifatnya tacit. d. Sosialisasi KM untuk dapat dimanfaatkan oleh seluruh personel. Hal ini merupakan suatu kunci keberhasilan dalam penerapan KM karena apabila KM ini dikenal oleh seluruh personel maka proses untuk menangkap pengetahuan ini akan dapat dilaksanakan dengan lebih baik. e. Evaluasi keberhasilan penerapan KM. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan pengukuran kinerja dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah dilaksanakannya KM.Sejauh Mana Keberhasilan Penerapan Konsep KM di TNI AD?Dari hasil pengenalan kepada semua Danpusdik dan pejabat terkait dengan bidang pendidikan di Mabesad pada rapat koordinasi tanggal 12 Agustus 2003, tampaknya konsep ini akan dapat dilaksanakan. Hal ini karena pada dasarnya setiap lemdik sudah mempunyai bahan ajaran dalam bentuk soft copy, sehingga yang perlu dilakukan adalah menyusun pengetahuan / bahan ajaran tersebut secara lebih sistematis dalam bentuk yang mudah diakses. Selama ini sudah tersedia bahan-bahan tersebut namun untuk dapat membukanya diperlukan keahlian menggunakan komputer (baik itu software pengolah kata, spreadsheet ataupun yang lain). Hal inilah yang menjadikan kendala bagi lemdik. Dengan demikian pada tahap awal yang perlu dilakukan adalah bagaimana membuat pengetahuan tersebut dapat diakses oleh para siswanya tanpa memerlukan pengetahuan komputer (computer literacy). Hal ini dapat dilakukan dengan membuat program kecil yang mampu mengoperasikan secara otomatis (autorun) compact disk (CD) yang dimasukkan ke dalam CD ROM drive komputer. Dengan adanya program kecil ini maka diharapkan para siswa akan mampu mengakses informasi dengan cepat melalui daftar informasi / menu yang ditampilkan oleh komputer dengan syarat yang penting mampu menggunakan mouse komputer. Untuk menjamin keberhasilannya maka diperlukan suatu upaya untuk mewujudkan dengan melakukan evaluasi dengan disertai asistensi untuk merealisasikan pelaksanaan konsep KM ini. Untuk tahap pertama perlu dilaksanakan pilot proyek di salah satu lemdik. Perlu diyakinkan bahwa penerapan KM ini bisa berhasil sampai dengan implementasi dengan asistensi teknis sampai dengan selesai. Dalam konteks ini penulis optimis akan dapat dilakukan karena pada prinsipnya semua lemdik sudah mempunyai bahan ajaran dan tenaga operator komputer yang mampu mengerjakan tugas untuk menghimpun bahan ajaran dan dirangkaikan menjadi satu kesatuan. Diharapkan apabila konsep ini dapat diterapkan dengan baik maka setiap siswa akan dapat memperoleh pengetahuan yang selama ini dalam bentuk buku menjadi dalam bentuk CD yang praktis dan mudah diakses. Dengan demikian dalam jangka panjang pengetahuan akan dapat diakses oleh semua siswa dengan lebih baik, dan pihak lemdik dapat mempersingkat waktu pendidikan. Implikasi dari konsep ini adalah lemdik akan dapat menjadi tempat yang lebih baik untuk menumbuhkan semangat kebangsaan karena waktu yang tersedia tidak dihabiskan semuanya untuk memberikan pelajaran yang semuanya sudah dihimpun dalam satu CD, tetapi dapat digunakan untuk memberikan pembekalan materi yang lain dalam rangka pembentukan mental yang lebih baik. Semoga konsep ini dapat dilaksanakan dalam waktu yang tidak lama lagi. |
Selasa, 21 Oktober 2008
Knowledge Management di Indonesia
Sektor Pemerintahan
Untuk sektor pemerintahan, Knowledge Management (KM) adalah sebuah hal yang baru. Organisasi di pemerintahan tidak siap dengan konsep KM. Kenapa pemerintah tidak siap untuk mengadopsi konsep KM ke dalam organisasinya? Karena KM ini mengharuskan pemerintah transparan dalam berbagai hal. Contohnya saja dalam pengelolaan, penggunaan, dan pengawasan keuangan negara, akibat tidak adanya transparansi maka pelanggaran khususnya korupsi dan penyalahgunaan anggaran negara semakin merajalela.
Setiap departemen yang terdapat dalam pemerintah saling menyembunyikan sistemnya, walaupun sekarang ini beberapa departemen telah melakukan transparansi. Hal ini yang membuat sistem yang terdapat dalam masing-masing departemen tidak terintegrasi yang menyebabkan sulitnya pengembangan KM di indonesia. Apabila, sistem yang terdapat dalam departemen pemerintahan saling terintegrasi, maka tidak mungkin hal seperti di atas dapat terjadi. Selain itu, dengan data yang benar maka pemerintah dapat pula mengawasi, melindungi dan melayani penduduknya dengan baik.
Ada beberapa departemen dan perusahaan BUMN yang telah melakukan KM. Contoh departemen keuangan yang telah meluncurkan website pajak untuk melayani masyarakat. Dimana dalam website ini memberikan berbagai macam informasi seputar pajak, baik itu cara mendaftarkan diri dan cara membayar pajak. Ini adalah salah satu bentuk peningkatan KM.
Untuk dunia pendidikan pemerintah harus lebih memperhatikan lagi KM-nya. Karena dalam pendidikan setiap kali terjadi pergantian presiden, maka kurikulum pun berganti. Hal ini tidak memberikan perkembangan yang baik. Karena seharusnya perkembangan tersebut bukan merupakan suatu pergantian. Tapi dalam pendidikan juga bisa di lihat adanya KM. Terlihat di luncurkannya website pendidikan di mana berisikan informasi mengenai sistem pendidikan layanan pendidikan.
Sektor Usaha
Perkembangan KM pada sektor usaha lebih maju. Karena konsep KM yang berada di indonesia di bawah oleh perusahaan-perusahaan Multinasional yang telah terlebih dahulu melakukan KM di tubuh perusahaannya. Karena mereka tahu manfaat KM untuk kemajuan perusahaan sangat besar. Untuk perusahaan lokal juga hanya beberapa yang telah mengadopsi konsep ini. Kenapa konsep ini belum begitu populer di kalangan perusahaan lokal? Karena mereka belum merasakan manfaat dari KM sendiri.
Untuk itu, pemerintah harus memberikan peranan aktif untuk mendorong penggunaan konsep KM di kalangan perusahaan lokal.
Sektor Pariwisata
Dalam Sektor pariwisatapun telah mengadopsi konsep KM. Walaupun baru berjalan beberapa tahun terakhir ini. Contohnya dengan melakukan program visit indonesia, meluncurkan website pariwisata dan diluncurkannya berupa mesin atm yang memberikan informasi mengenai daerah pariwisata tersebut.
Knowledge Management
(KNOWLEDGE MANAGEMENT)
Pendahuluan
Alvin Toffler membagi sejarah peradaban manusia dalam tiga gelombang yaitu era pertanian, era industri dan era informasi. Dalam era pertanian faktor yang menonjol adalah Muscle (otot) karena pada saat itu produktivitas ditentukan oleh otot. Dalam era industri, faktor yang menonjol adalah Machine (mesin), dan pada era informasi faktor yang menonjol adalah Mind (pikiran, pengetahuan). Pengetahuan sebagai modal mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam menentukan kemajuan suatu organisasi. Dalam lingkungan yang sangat cepat berubah, pengetahuan akan mengalami keusangan oleh sebab itu perlu terus menerus diperbarui melalui proses belajar.
Belajar dalam era pengetahuan seperti sekarang ini sangatlah berbeda dengan belajar di masa lalu. Saat ini kita dituntut untuk belajar baik sendiri maupun bersama dengan cepat, mudah dan gembira, tanpa memandang waktu dan tempat. Hal ini mendorong berkembangnya konsep organisasi belajar (learning organization) yang menyatukan antara proses belajar dan bekerja. Disisi lain pengetahuan yang melekat pada anggota suatu organisasi juga perlu diuji, dimutahirkan, ditransfer, dan diakumulasikan, agar tetap memiliki nilai. Hal ini menyebabkan para pakar manajemen mencari pendekatan untuk mengelola pengetahuan yang sekarang dikenal dengan manajemen-pengetahuan atau knowledge management (KM).
Suatu organisasi agar dapat mencapai visi dan misinya harus mengelola pengetahuan yang dimilikinya dengan baik agar dapat bersaing dengan organisasi yang lain. Salah satu cara tersebut adalah dengan menerapkan manajemen-pengetahuan atau KM. Tidak terkecuali TNI AD sebagai organisasi, untuk menghadapi persaingan dan tuntutan yang semakin tinggi memerlukan penerapan manajemen pengetahuan agar selalu dapat menjawab setiap tuntutan tugas.
Pengertian KM
Sebelum memahami konsep manajemen pengetahuan ini ada beberapa istilah yang harus dipahami yaitu : data, informasi, pengetahuan, jenis pengetahuan, dan manajemen pengetahuan itu sendiri. Di samping itu perlu pula memahami proses pembentukan pengetahuan dari data, informasi, kemudian menjadi pengetahuan.
a. Data adalah kumpulan angka atau fakta objektif mengenai sebuah kejadian (bahanmentah informasi).
b. Informasi adalah data yang diorganisasikan/diolah sehingga mempunyai arti. Informasi dapat berbentuk dokumen, laporan ataupun multimedia.
c. Pengetahuan (knowledge) adalah kebiasaan, keahlian/kepakaran, keterampilan, pemahaman, atau pengertian yang diperoleh dari pengalaman, latihan atau melalui proses belajar. Istilah ini sering kali rancu dengan Ilmu Pengetahuan (science). Ilmu Pengetahuan adalah ilmu yang teratur (sistematik) yang dapat diuji atau dibuktikan kebenarannya; sedangkan pengetahuan belum tentu dapat diterapkan, karena pengetahuan sebuah organisasi sangat terkait dengan nilai, budaya, dan kondisi dari organisasi tersebut.
d. Jenis Pengetahuan. Ada dua jenis pengetahuan, yaitu pengetahuan eksplisit dan pengetahuan tacit. Pengetahuan eksplisit dapat diungkapkan dengan kata-kata dan angka, disebarkan dalam bentuk data, spesifikasi, dan buku petunjuk, sedangkan pengetahuan tacit sifatnya sangat personal yang sulit diformulasikan sehingga sulit dikomunikasikan kepada orang lain.
1) Explicit Knowledge. Bentuk pengetahuan yang sudah terdokumentasi/terformalisasi, mudah disimpan, diperbanyak, disebarluaskan dan dipelajari. Contoh: manual, buku, laporan, dokumen, surat dan sebagainya.
2). Tacit Knowledge. Bentuk pengetahuan yang masih tersimpan dalam pikiran manusia. Misalnya gagasan, persepsi, cara berpikir, wawasan, keahlian/kemahiran, dan sebagainya.
e. Manajemen pengetahuan (KM) Definisi mengenai KM tergantung dari cara organisasi menggunakan dan memanfaatkan pengetahuan. Organisasi intelejen militer akan mempunyai definisi yang berbeda mengenai pengetahuan dibandingkan dengan perusahaan. Salah satu definisi KM adalah proses sistematis untuk menemukan, memilih, mengorganisasikan, menyarikan dan menyajikan informasi dengan cara tertentu yang dapat meningkatkan penguasaan pengetahuan dalam suatu bidang kajian yang spesifik. Atau secara umum KM adalah teknik untuk mengelola pengetahuan dalam organisasi untuk menciptakan nilai dan meningkatkan keunggulan kompetitif.
Apakah itu manajemen pengetahuan ?
Manajemen, ialah suatu cara untuk merencanakan, mengumpulkan dan mengorganisir, memimpin dan mengendalikan sumber daya untuk suatu tujuan. Sedangkan pengetahuan adalah data dan informasi yang digabung dengan kemampuan, intuisi, pengalaman, gagasan, motivasi dari sumber yang kompeten. Sumber pengetahuan bisa berupa banyak bentuk, contoh, Koran, majalah, email, e-artikel, mailing list, e-book, kartu nama, iklan, dan manusia.
Jadi untuk pengertian manajemen pengetahuan adalah merencanakan, mengumpulkan dan mengorganisir, memimpin dan mengendalikan data dan informasi yang telah digabung dengan berbagai bentuk pemikiran dan analisa dari macam-macam sumberyang kompeten.
Menurut www.km-forum.org KM adalah suatu disiplin ilmu yang digunakan untukmeningkatkan performa seseorang atau organisasi, dengan cara mengatur dan menyediakan sumber ilmu yang ada saat ini dan yang akan datang. Jadi KM bukanlah suatu fenomena baru, tetapi merupakan suatu cara yang menerapkan integrasi antara teknologi dengan sumber pengetahuan yang kompeten.
Aliran Pengetahuan dan Interaksinya
Mengatur suatu pengetahuan adalah suatu kebiasaan atau habit. Ketika suatu proses,keadaan dan aktivitas suatu bisnis para pelaku KM cenderung menggunakan suatu metode dalam menganalisanya. Dalam proses analisa terdapat sesuatu yang dinamakan siklus/aliran pengetahuan (Knowledge flow).
• Penciptaan pengetahuan (creation)
Tahap memasukkan segala pengetahuan yang baru kedalam sistem, termasuk juga pengembangan pengetahuan dan penemuan pengetahuan.
• Penyimpanan pengetahuan (retention)
Ini adalah tahap penyimpanan pengetahuan kedalam sistem agar pengetahuan selalu awet. Proses ini juga menjaga hubungan antara pengetahuan dengan sistem.
• Pemindahan pengetahuan (transfer)
Menyangkut dengan aktifitas pemindahan pengetahuan dari satu pihak ke pihak lain. Termasuk juga dengan komunikasi, penerjemahan, konversi, penyaringan dan pengubahan.
• Penggunaan pengetahuan (utilization)
Kegiatan yang berhubungan dengan aplikasi pengetahuan sampai pada proses bisnis, termasuk dalam tahap penggunaan pengetahuan.
Alat-alat pengetahuan bisa dalam berbagai bentuk, misalnya : dokumen, kertas, buku,percakapan, koran, email, papan iklan, lukisan, imajinasi, dan apapun bentuknya yangbisa dimengerti dan yang mempunyai arti.
Macam-Macam Bentuk Pengetahuan
• Pengetahuan implicit / tacit adalah pengetahuan yang susah dijabarkan dengan kata-kata, istilah gampangnya, apa yang ada di otak manusia susah untu diucapkan di mulut. Menurut Michael Polanyi, “Knowing more than saying”, mengetahui lebih dari pada yang diucapkan. Contoh : apa rasa dari cappuccino Italia ? Bagaimana penampilan orang itu ? bagimana pemandangan gunung
alpen ? bagaimana rasanya jatuh cinta?
- Pengingatan
- Penyimpanan
- Penciptaan
- Pembuatan
- Pemindahan
- Transfer
- Penggunaan
- Pemanfaatan
• Pengetahuan explicit adalah pengetahuan yang bisa dijabarkan dengan kata-kata,
atau rumus dan langsung ditransfer secara lengkap kepada orang lain yang bisa
saja didengar, dilihat, dirasa, disentuh. Contoh : buku, laporan, koran, lukisan
dan lain-lain.
Agent
Alat-alat pengetahuan yang disebut diatas tidak bisa begitu saja memutuskan suatu pilihan dan aksi. GIGO garbage in garbage out, itu lah istilah untuk suatu sistem komputer, tanpa ada input yang beerguna tidak akan menghasilkan sesuatu yang berguna pula. Yang mengambil keputusan dan aksi adalah orang, organisasi, dan teknologi. Untuk orang dan organisasi dengan menganalisa suatu pengetahuan, mengambil sisi baiknya, digabungkan dengan ide dan pengalaman masing-masing maka jadi sebuah ilmu baru. Bagaimana dengan teknologi ? teknologi ini dikenal dengan sebutan agent. Agent adalah sebuah program kecil yang mempunyai kecerdasan buatan (AI) untuk mengambil suatu keputusan dan aksi tertentu. Agent terbagi 3 yaitu :
Individual agent
Individual yang dimaksud disini adalah manusia, yang pasti akan selalu ada dalam
setiap aliran pengetahuan. Manusia sudah tentu tidak memerlukan kecerdasan buatan, sebab dia sendiri adalah pusat hampir dari seluruh ilmu pengetahuan. Agent ini mempunyai keterbatasan, waktu yang sempit, ingatan yang sudah mulai menumpul tetapi mempunyai jangkauan paling luas dalam aliran pengetahuan, selau eksis didalam aliran pengetahuan.
Automated agent
Adalah agent yang mempunyai kecerdasan buatan, yang memang sebisa mungkin
dibuat semirip kecerdasan manusia. Agent ini adalah suatu program kecil, contoh paling gampang adalah email rules atau email filter pada yahoo. Program kecil yang mampu memfilter email dari mana, siapa yang boleh masuk, siapa yang tidak boleh masuk, kemudian mengambil suatu aksi tertentu. Atau agent yang mampu mencari harga tiket pesawat terbang termurah dari Jakarta ke sinapura dari seluruh tour dan travel di Jakarta. Inti dari agent ini adalah, kecerdasan buatan.
Organizational agent
Agent ini akan ada jika ilmu yang ada tidak mampu melengkapi invidual agent dan automated agent. Yang pasti agent ini bermain dengan pengetahuan tacit, aturan lisan, dan budaya suatu lokasi. Lebih mudahnya, agent ini adalah kumpulan dari individual agent.
Bagaimana Membuat Suatu KM?
1. Bangun infrastruktur dengan teknologi yang tepat
Teknologi yang tepat, bukan berarti teknologi yang digunakan adalah teknologi tinggi. Tepat berarti sesuai dengan kebutuhan, sesuai dengan usaha yang anda lakukan sekarang dan tidak membuang-buang biaya. Teknologi ini bisa saja seperti komputer dan jaringan internet, lihat kembali di alat-alat pengetahuan.
2. Bangun sebuah infrastruktur konseptual dengan tulang punggung kompetensi Teknologi yang tepat juga tidak akan berguna apabila anda tidak mempunyai konsep atau visi yang sesuai dengan tujuan perusahaan. Dan tulang punggung yang kompeten adalah orang-orang yang mempunyai ilmu, keahlian, pengalaman, kecepatan bertindak, dan bersosialisasi.
3. Buat suatu tempat penyimpanan dan hal-hal yang menyangkutnya Tempat penyimpanan bisa saja berupa gudang, perpustakaan, arsip, database, file. Dan dibantu dengan alat-alat yang mempermudah pencarian.
4. Ciptakan standar tinggi untuk kualitas dan kegunaannya
Anda harus membuat suatu aturan, yaitu hanya ilmu yang berguna sajalah yang akan anda disimpan di gudang pengetahuan anda, jangan sampai sampah informasi juga anda masukkan kedalamnya. Dan pastikanlah kalau aturan ini sesuai dengan kebutuhan penggunanya.
Siapa Saja Yang Terlibat dalam KM ?
Seperti yang telah disebut diatas, sumber yang kompeten, dan digunakan untuk suatu tujuan, seperti kemajuan perusahaan. Dibutuhkan juga seseorang untuk mengaturnya, yang dikenal dengan CKO (Chief Knowledge Officer). Di dalam KM ada suatu istilah yang disebut Knowledge sharing, atau saling berbagi pengetahuan. Untuk saling berbagi, diperlukan suatu wadah, bisa berbentuk web, forum, milis dan lainnya. Yang paling populer adalah web. Didalam wadah inilah para penggunanya saling berbagi ilmu, tidak peduli dengan ilmunya tentang apa, yang penting berbagi. Contoh paling nyata adalah www.ilmukomputer.com .
Apa Saja Yang Dibutuhkan untuk KM ?
Jawaban termudah adalah sumber daya manusia dan teknologi. Tanpa 2 hal ini tidak akan ada sebuah KM yang ada hanya knowledge individual. Teknologi dalam hal ini sangat membantu banyak, dengan kemampuan database, metode searching, automated
agent, e-forum dan e-mail, akan sangat membantu menciptakan sebuah sistem yang baik. Walaupun kadang-kadang sebuah buku organizer cukup membantu seseorang dalam schedulingnya.
Manajemen Pengetahuan dan Teknologi Informasi (TI)
Sebenarnya konsep pengelolaan pengetahuan merupakan konsep lama, perbedaannya KM memungkinkan kita untuk tidak perlu memulai segalanya dari nol lagi. (We don't have to always reinventing the wheel ). Konsep KM ini menjadi populer karena kompetisi yang kian tajam dalam memperoleh keunggulan. Ketatnya kompetisi menyadarkan orang bahwa hanya penguasaan pengetahuanlah yang akan menentukan keunggulan suatu organisasi. Keunggulan pada saat ini dirumuskan dalam formula: faster, cheaper and better. Kalau saja kita hanya melakukan sesuatu untuk organisasi agar lebih baik dan lebih efisien maka kita akan tertinggal. Bill Gates menyatakan "If the 1980's were about quality and the 1990's were about re-engineering, then the 2000's will be about velocity". Jadi kalau kita berbicara mengenai keunggulan dalam era 2000 an kita berbicara kecepatan (velocity). Untuk dapat mencapai kecepatan maka penggunaan teknologi informasi merupakan suatu keharusan.
KM terdiri dari 3 komponen utama yaitu people, place, dan content. KM membutuhkan orang yang kompeten sebagai sumber pengetahuan, tempat untuk melakukan diskusi, dan isi dari diskusi itu sendiri. Dari ketiga komponen tersebut peran teknologi informasi adalah mampu menghilangkan kendala mengenai tempat melakukan diskusi. TI memungkinkan terjadinya diskusi tanpa kehadiran kita secara fisik. Dengan demikian kapitalisasi pengetahuan dapat terus diadakan walaupun tidak bertatap muka. Dalam konteks secara umum, pelaksanaan KM menghadapi masalah utama yaitu masalah perilaku. Pertama, berkaitan dengan ketidakmauan orang untuk berbagi. Kedua berkaitan dengan ketidakdisiplinan untuk selalu menuliskan apa yang kita dapatkan. Ini merupakan suatu kendala karena budaya kita lebih cenderung pada budaya lisan. Kita belum bisa mendisiplinkan diri untuk selalu menuliskan pengetahuan dan pengalaman yang kita alami dalam suatu sistem sebagai suatu aset organisasi.
Dalam pelajaran manajemen, aset organisasi dirumuskan dengan 5M (man, money, method, machine, dan market). Apabila dipandang dari sisi KM maka manusialah yang merupakan aset yang paling berharga. Tetapi, benarkah semua orang dalam organisasi merupakan aset organisasi? Thomas A. Stewart dalam bukunya Intelectual Capital, secara tegas mengatakan "tidak". Menurut Stewart, yang benar-benar aset hanyalah orang-orang tertentu, yang pekerjaannya berkaitan dengan penambahan pengetahuan dalam organisasi, yaitu The Stars. (Stewart membagi karyawan dalam empat kelompok yaitu: pekerja biasa; pekerja terampil tetapi bukan faktor penentu; pekerja yang melakukan hal yang dihargai oleh pelanggan tetapi dapat di outsource; dan the Stars, yaitu orang-orang dengan peran yang tidak tergantikan sebagai individu). Sebagai contoh kelompok the Stars, salah satunya adalah peneliti. Mereka yang termasuk kelompok keempatlah yang benar-benar merupakan aset bagi organisasi. Organisasi perlu memberikan perhatian penuh pada kelompok ini, karena di tangan merekalah masa depan organisasi. Persoalannya, bagaimana memanfaatkan pengetahuan yang mereka miliki, sehingga dapat terakumulasi dan akhirnya menjadi aset organisasi.
Senin, 20 Oktober 2008
Minggu, 23 Desember 2007
HARD MODS
Dl masa awal terbentuk Mods, ada satu faham yang rada berbeda dengan paham Mods pada umumnya. Faham ini sering disebut Hard Mods, yang nantinya berevolusi menjadi Skinheads generasi awal.
Penganut Hard Mods yang memiliki cirri potongan rambut pendek, lebih keras dan tangguh. Maklum, kebanyakan dari mereka datang dari kelas pekerja.
Potongan rambut pendek ini dipilih karena dua alasan. Yang pertama jelas karena tuntutan pekerjaan. Alasan kedua adalah lebih praktis pas berantem di jalanan.
Kalangan inilah yang mempertahankan elemen dasar dari fashion. Mods. Mereka terus menggunakan jas berkancing tiga, kemeja/polo shirt bermerek Fred Perry dan Ben Shermans, celana Sta-Prest, dan juga jins Levi's. Semua itu dipadukan dengan fashion item yang biasa dipakai oleh kelas pekerja. Kayak sepatu boots Dt. Martens.
Selain itu, kaum Hard Mods ini juga banyak mengambil ide dari styfe-nya Rude Boy. Musik yang mereka dengarkan emang nggak jauh-jauh dari produk Jamaika. Kayak ska, soul, rocksteady dan reggae. Generasi awal Skinheads ini merupakan representasi kaum pekerja dan sama sekali nggak ada hubungannya sama pergerakan politik fasis ala Neo Nazi.
MODS DI AMRIK

Gaung Mods Revival juga sampai ke Amerika Utara. Pada awal ’80-an, the Untouchables, sebuah band yang berasal dari California bagian selatan, muncul sebagai eksponen awal.
Scene Mods lantas tumbuh besar di Los Angeles dan Orange Country. Cuma saja, scene yang berkembang di sini mengambil pengaruh dari Two Tone ska revival. Jenis musik yang disukai kaum Hard Mods.
Uniknya, golongan ini sedikit resialis, Jack! Pahamnya rada beda dengan Mods asli. Sepertinya, Mods di Amrik cenderumg mengarah ke Hard Mods yang merupakan cikal bakal Skinheads di bumi Eropa.
Saat ini, scene Mods sudah menyebar secara luas ke seluruh penjuru Amerika Bahkan sampe ke Kanada.
FRED PERRY

Kata kunci dari style berpakaian anak mods adalah rapih. Bahkan dalam memakai T-shirt pun, biasanya dimasukkan ke dalam celana.
Selain rapih, anak mods selalu memakai pakaian yang tergolong branded. Beberapa merk pakaian favorit anak mods ini adalah Fred Perry, Ben Shermans, Lonsdale, mere, dan lain sebagainya .
Fashion item yang biasa digunakan oleh anak mods :
1. Polo shirt Fred Perry (dimasukkan)
2. Kemeja ben Shermans
3. Jas
4. Parka (sejenis jas/jaket panjang, untuk menahan angina saat naik skuter)
5. Celana bahan lurus
6. Sepatu pantofel
7. Pernak-pernik lain kayak tas, sweaters dan lain sebagainya, biasanya merupakan produk keluaran merk-merk favorit.
Bank Holiday
Bank Holiday adalah hari libur nasional di negara Inggris dan Irlandia. Libur ini juga berlaku untuk para pegawai pemerintahan yang seharusnya siaga setiap saat kayak pemadam kebakaran, polisi pekerja rumah sakit, dan lain sebagainya. Jadinya, para pekerja ini akan mendapatkan bayaran lebih apabila mereka mau hekerja di hari itu.
Kenapa dlbilang Bank Holiday?
Karena di saat itu lah bank-bank tutup, yang secara otomatis membuat perusahaan-perusahaan lainnya juga nggak bisa beroperasi. Di hari inilah para penduduk Inggris biasa menghabiskan waktunya untuk berlibur bersama keluarga atau teman-teman.

